Showing posts with label ikan. Show all posts
Showing posts with label ikan. Show all posts

Thursday, January 20, 2011

teknik memancing

TIPS MEMBELI IKAN CUPANG YANG BAIK

Memilih ikan cupang memang susah-susah mudah, kalau kita kurang jeli untuk memilih cupang yang baik di takutkan kita hanya mendapatkan cupang yang jelek. berikut tips memilih dan membeli ikan cupang yang baik.

1. Jika anda pemain cupang yang baru, ciri pertama yang harus kita lihat adalah kesehatan cupang itu sendiri. apakah ikan yang kita pilih itu dalam keadaan sehata atau sakit. Kalau yang sehat ikan sanagat lincah, berwarna cerah, sirip dan ekornya selalu di kibar-kibarkan atau selalu mengembangkan ekoranya ketika di dekatkan dengan ikan cupang lainnya jadi dengan kata lain ekor & siripnya tidak kucup terus. Pada cupang yang kurang sehat, ekor dan siripnya selalu kuncup, dan sering menggerak-gerakan badannya seperti kegatalan, bahkan warnanya terlihat kurang cerah, kadang cupang yang seperti ini badannya terlihat belang-belang putih yang bertanda ia kurang sehat dan penakut.

2. Memilih warna yang baik. baiknya bagi pemula memilih warna-warna dasar dulu atau warna solid, seperti hijau polos, biru polos, merah polos dan lain-lain yang penting warna solid ya.., jadi tidak ada noda lain di tubuh ikan, untuk pembeli yang sudah berpengalaman terserah memilih ikan yang berwarna apa saja untuk di pelihara ataupun di konteskan kembali.

3. Pilihlah cupang dengan sirip & ekor yang baik, warnanya terang, sirip-sirpnya terbuka harmonis dan sempurna, tidak ada bayangan lain di ujung-ujung ekor & siripnya.tidak ada jarak antara sirip bawah dan ekor (caudal) ataupun antara sirip-sirip (dorsal) punggung.sirip-sirip merapat sempurna ketika ikan membuka dan memekarkan sirip-sirip mereka.

4. Warna badan harus bersih, tidak ada noda jamur, atau beludru pada badan ikan. kemampuan berenangnya sangat lincah & gagah, ikan yang terkena gangguan kemih biasanya mengerak-gerakan ekornya dengan cepat.

5. Sebaiknya membeli ikan cupang pada peternak-peternak yang terpercaya atau yang sudah terkenal dari dulu memiliki kualitas ikan yang baik, peternak yang selalu menjadi peserta lomba ikan cupang ataupun pada juri ikan cupang. saya sangat rekomendasikan untuk mengetahui asal-usul genetisnya, ya.. paling tidak keturunan ikan-ikan juara. Banyak peternak-peternak handal mengiklankan hasil ternakannya di media-media masa khususnya agrobisnis. komunikasi dapat di lakukan dengan SMS, hubungan langsung dengan telepon, lewat internet dangan fasilitas email ataupun blog-blog seperti yang saya lakukan ini. beberapa peternak sudah memiliki website ataupun blog-blog untuk memasarkan ikan-ikan hasil budidayanya.

6. pembelian online adalah cara terbaik untuk mendapatkan ikan yang bermutu. Yang beralur murni seperti yang diutarakan dalam blog atau website tersebut. saat ini pengguna internet sudah sangat menyebar luas khususnya di Indonesia.ya.. sama seperti kamu lakukan saat ini, kalau mau memesan mereka tinggal melihat gambar-gambar yang di tampilkan oleh penyedia blog atau website.

Selamat berburu yach... bos.. copy dari infoikancupang.blogspot.com
yang mau beli hubungi 081977337769 atau yang mau konsultasi shring gpp kalo ada pulasa aku jawab... salam ikan cupang

penyakit ikan dropsy (perut bengkak dan sisik berdiri)

Penyakit Ikan Cupang : Perut Buncit & Sisik Berdiri (Dropsy)

Penyebab pada penyakit jenis ini adalah adanya serangan bakteri pada ginjal si ikan, yang menyebabkan perut bengkak dan ikan kesulitan untuk membuang kotorannya. dan juga sisik ikan membuka. akibat serangan penyakit ini menimbulkan tingkat kematian yang sangat tinggi.
penanggulangannya cukup selalu menjaga kebersihan kolam beserta peralatannya.
Pengobatannya yang paling efektif untuk penyakit ini adalah dengan menyuntikan anti biotik Streptomycin dengan dosis 0.01 - 0.02mg/g ikan. cara lainnya dengan merendam ikan kedalam cairan antibiotik tersebut dengan dosis 10 mg/ liter air. ikan direndam selam 20-30 menit. pengobatan dapat diulang 3 - 4 kali dengan dosis yang sama.

By. Teguh Setiawan

Thursday, January 13, 2011

Tips Memelihara Cupang

Menangani Ikan Cupang yang Sakit

Yang pertama saya ingin memberikan tips bagaimana kalau ikan cupang anda sakit :
- Siapkan Air 1/2 Liter.
- Garam dapur atau Garam ikan (2 sendok makan).
- Bliz Id atau Methaline blue (5 tetes).
- Tetra Clor 5 kapsul .
- Pomate 1 mg.
- Semuanya diaduk menjadi satu didalam botol aqua 1/2 liter.
- Botol aquanya tutupnya dilubangi dan ditaruh selang.
- Kemudian air yang ada di akuarium/ dibotol aqua diberikan 2 tetes saja setiap akuariumnya

Ikan anda akan berangsur-angsur sembuh dan menjadi sehat
*Teknik tersebut dapat diberikan kepada ikan cupang sehat untuk pencegahan atau ikan yang sedang bertelur, agar anak dari ikan yang bertelur itu tidak ada yang mati.


Cara Memilih Ikan Cupang yang Berkualitas

Tips yang kedua ini berisi bagaimana rekan-rekan sesama pen"cupang_Mania" kita harus pandai-pandai dalam hal memilih ikan yang berkualitas,oleh sebab itu tips yang kedua ini harap dibaca dengan baik-baik dan seksama.sudah siap?????

1. Pilihlah ikan yangekornya lebar dan seritnya tebal, jangan yang tipis (karena jika tipis mudah terkena penyakit,dan akibatnya seritnya akan menjadi keriting).
2. Bentuk ekor kalau bisa 180 derajat (biasa disebut a Half Moon), karena perkembangan ekornya akan memanjang (usahakan jangan memilih yang ekornya kurang lebar),karena sewaktu ikan itu berkembang manjadi besar antara ekor dan siripnya ada celah sehingga kurang bagus.
3. Bentuk ekor seritnys harus sama dan rapi.
4. Letak Ekor dengan badan ikan harus ditengah benar-benar seimbang, jangan agak menjorok ke atas.
5. Pilihlah ikan yang badannya besar, jangan yang memanjang, karena memanjang maka pada saat ikan itu berkembang menjadi besar antara ekor dan siripnya akan ada celah.(kurang rapat)
6. Pangkal ekornya harus tebal, jika tipis maka pada saat perkembangan ikannya tidak menambah lebar dari ekornya.
7. Pilihlah ikan yang sering/senang bermain di dasar atau tengah air, karena kalau ikan yang sering bermain di atas kemungkinan ekor yang lebar tersebut urat dari seritnya tersebut akan patah.
8. Jika ikan yang kita sukai sering bermain di permukaan air, caranya agar ikan tersebut tidak bermain di atas adalah sekat yang untuk menutup akuarium ditutup setengah saj (dari atas ketengah), jadi yang terlihat hanya dari bagian tengah ke bawah.
9. Jika kita memilih ikan warna kombinasi, kalau bisa warna di ekor dan disiripnya sempurna (Tidak berantakan=rapi).
10 Begitu pula bila memilih ikan warna dasar, jangan ada warna lain dari ikan tersebut kalau bisa dasinya tersebut juga harus sama dengan warna ikannya. Biasanya ikan dalam kategori warna dasar dasinya berwarna merah.
11 Pilihlah ikan yang serit di siripnya atau ekornya jangan ada yang transparan. (Adhecyber Peutua)

Sumber :
http://www.acehforum.or.id/ayo-yang-suka-t16535.html?s=99849973c3c161fb03381e194a40a015&

Wednesday, January 5, 2011


Cara berternak ikan Cupang, Betta Splendens Jun 24, '10 8:24 PM
for everyone


Cara beternak ikan Cupang

1. Pemilihan Induk Cupang
Induk cupang yang siap untuk di pijah (Dibiakan) minimal sudah berumur 4 bulan, adapun ciri ciri khusus calon indukan yang sudah siap untuk dipijah adalah sebagai berikut;
Untuk Induk Jantan, bentuk badan harus terlihat sehat, dan sudah bisa membuat gelembung udara, atau busa yang cukup banyak di atas permukaan air, apabila kita baru membeli dari penjual ikan, maka minimal harus kita rawat selama 1 minggu untuk bisa menentukan apakan cupang ini layak untuk menjadi indukan, dan pada saat akan dipijah bentuk badan ikan jantan harus lebih besar dari ikan

betinanya nanti.
Untuk Induk Betina, bentuk badan harus terlihat sehat, ditandai dengan bentuk tubuh bagian perut yang membesar, apabila diteliti akan terlihat ada telurnya, bukan membesar karena diberi makanan. dan juga pergerakannya terlihat lambat.

apabila kita sudah mendapatkan calon induk maka langkah selanjutnya adalah.


2. Menyiapkan tempat pemijahan.

Tempat pemijahan cupang boleh dibilang sangat mudah didapat, dan disiapkan. cupang yang sudah siap dipijah bisa di kawinkan di wadah berbentuk Ember, Gentong, Aquarium dan Container Plastik, saya sendiri, setiap kali memijahkan cupang dengan mengunakan wadah Container Plastik, karena lebih mudah dan aman untuk dipindah dan dari anak anak kecil, adapun kriteria wadah yang cocok untuk memijahkan, minimum tinggi dari setiap wadah itu 30 cm lebar yang saya gunakan 25 cm dan panjang 45 cm, lalu kita isi air, minimum 15 cm, air yang digunakan minimum sudah diendapkan 2 hari untuk air pam, karena air pam itu banyak sekali mengandung klorin dan kotoran yang sangat berbahaya, pada saat air diendapkan maka harus menggunakan wadah yang lain, dan diberikan obat untuk menghilangkan zat zat yang berbahaya bagi ikan cupang, setelah hari kedua, maka kita bisa lihat air pam yang kita endapkan itu, terdapat kotoran atau endapan yang tidak kita inginkan , walupun air yang kita endapkan itu kita tutup rapat, pasti akan terlihat endapannya, setelah air telah kita endapkan maka air ini siap untuk digunakan untuk pemijahan.



3. Pemijahan,
Pemijahan dimulai dengan wadah dan air yang sudah siap, lalu kita masukan daun ketapang, daun ketapang ini mudah di cari di tempat penjual ikan cupang. biarkan daun ini mengapung, tujuannya untuk tempat menempelkan busa dan tempat telur ikan, setelah itu masukan induk jantan, waktu pemasukan induk jantan kedalam wadah pemijahan sebaiknya pagi hari, karena suhu air masih dingin, biarkan induk jantan ini selama 1 hari, gunanya untuk induk jantan mengenal teritorinya, keesokan harinya, masukan toples induk betina kedalam wadah pemijahan , tujuannya untuk saling mengenal dulu, untuk memasukan toples induk betina ini juga sebaiknya pagi hari, dan diamkan selama 1 hari juga, ini berguna untuk melihat apakah induk jantan memang benar benar siap untuk memijah, apabila induk jantan memang siap memijah, maka esok hari kita akan melihat busa yang sudah dibuat oleh induk jantan, semakin banyak busa yang dibuat menunjukan memang induk jantan sudah siap, ketika itu barulah kita melepas induk betina kedalam wadah, pelepasan induk betina ini juga sebaiknya pada pagi hari, apabila kedua induk memang siap dan baik, maka keesokan hari atau paling lambat 2 hari setelah pemijahan kita akan menemukan busa yang dibuat induk jantan sudah berisi telur ikan, apa bila telur ikan sudah banyak sebaiknya induk betina segera diangkat, supaya induk betina ini tidak memakan lagi telurnya, sedangkan induk jantan masih kita biarkan selama 1 minggu lagi.

4. Perawatan benih ikan / anakan yg netas
Setelah telur ikan terlihat, maka dalam jagka waktu 24 jam telur akan menetas, menjadi beruyak, selama 1 minggu ini beruyak masih tidak membutuhkan makanan, karena mereka masih memiliki persedian makanan ditubuhnya, pada hari ketiga ketika persediaan makanan sudah habis maka peranan induk jantan sangat vital karena induk jantan inilah yang memberikan makanan kepada beruyak ini, dengan cara di masukan kedalam mulutnya, lalu setelah beberapa saat induk jantan akan memuntahkan kembali beruyak itu keluar, selama 1 minggu itu kita harus teratur memberikan makanan berupa cuk (jentik nyamuk) kepada induk jantan, gunanya agar induk jantan ini mempunyai persediaan makanan untuk beruyak tersebut, bisa juga diberikan pelet khusus untuk ikan cupang, yang dapat dibeli di toko penjual ikan.
pada masa ini jangan memberikan makan kutu air untuk induk jantan, karena kutu air yang ukurannya kecil dan sama dengan beruyak akan menyulitkan induk jantan membedakannya, ujungnya beruyak ikan juga akan disantap oleh induknya, untuk pemberian cuk (jentik nyamuk) juga harus dipili cuk yang masih lurus (belum berubah menjadi cuk bengkok) karena cuk bengkok lebih sulit dicerna oleh induk jantan.
hari ke 5 setelah beruyak menetas, sudah bisa dilihat perkembangannya, untuk itu kita harus membantu dengan cara memberikan kuning telur yang sudah matang, lalu dikeringkan dan setelah kering diberikan kepada beruyak ini, dan juga pada hari ke 6 , kita sudah bisa memberikan kutu air yang di saring kedalam wadah ini, karena beberapa beruyak sudah cukup besar dan dapat memakan kutu air yang di saring, hari ke 8 induk jantan sudah bisa dianggkat, dan dipisahkan kedalam toples tersendiri.
Sedangkan beruyak yang berumur 8 hari ini cukup kita beri makan kutu air yang disaring, sampai berumur 1 bulan, apabila pertumbuhannya pesat bisa diberikan anak cuk, dan cacing sutra secara terbatas, apabila perkembangan kurang pesat maka makananya harus tetap kutu air.

5. Pembesaran,
Setelah berumur 1 bulan beruyak ini sudah dapat dipindahkan kedalam wadah yang lebih besar, supaya perkembangganya lebih pesat lagi, dari segi makanan sudah bisa dikombinasi antara kutu air,cuk , cacing sutra dan pelet.

6. seleksi Beruyak / anakan yang baru netas.
setelah beruyak berumur 2 sampai 2,5 bulan maka, sudah dapat dipisahkan dan dipilah, mana yang jantan dan betina, untuk jantan harus diberi wadah sendiri-sendiri, untuk betina masih bisa dicapur sesama betina, apabila setelah diseleksi ternyata cupang betina yang dominan maka dapat kita simpulkan salah satu dari induk tersebut kuran baik kualitasnya, biasanya induk betinannya.
maka sebaiknya induk betina itu tidak di pijahkan kembali. apabila baik, maka induk Jantan sudah dapat dipijahkan kembali 3 minggu setelah dianggkat dari tempat pemijahan.

7. Perawatan dan pembesaran
Perawatan anak cupang yang sudah berumur 2,5 bulan sangat mudah, yang jantan di beri wadah tersendiri, sedangkan yang betina bisa dicapur, yang perlu diperhatikan adalah kualitas airnya, air yang digunakan harus diendapkan dahulu minimum 2 hari setelah itu baru boleh digunakan untuk pergantian air ikan cupang, lebih baik lagi air yang diendapkan tersebut diberi daun ketapang, karena daun ketapang ini sangat berguna untuk mencegah penyakit ikan cupang.

8. Tantangan yang dihadapi
-Induk cupang yang dominasi warnaya putih atau kuning, sangat sulit untuk dipijahkan dengan induk dengan dominasi warna merah.
-Air yang digunakan untuk memijah kualitasnya tidak baik.
-Induk cupang belum siap untuk dipijah, walaupun sudah berumur lebih dari 4 bulan.
-Ukuran induk Betina lebih besar dari induk jantan.
-Bibit penyakit yang terbawa dari makanan ikan (Cuk, Kutu air,atau cacing sutra).

Selamat mencoba semoga menjadi peternak Cupang yang succes...Bravo !!!

Aldu Rifkyanda.... copy dari klik artikel asli

Copyright Text